Jumat, 27 September 2013

Aku terbiasa menikmati luka Membiarkannya menggerogoti hati Tertawa adalah caraku sembunyikan air mata Kubiarkan dunia menyangka aku baik-baik saja Kubiarkan semesta menutup rasa lelah yang tersimpan di dada Tertawa adalah caranya menunjukkan rasa cintanya Dia buat dunia menyangka hanya dia yang mencintaimu begitu dalamnya Dia buat semua orang percaya hanya dia yang mengerti dirimu sebenarnya Tanpa pernah dia menyadari ada aku, yang jauh lebih mencintaimu Yang jauh lebih memahamimu Yang jauh lebih mengerti binar matamu Tertawa adalah caramu menyakitiku Karena dengan tawa itu, aku semakin sadar… Bahwa aku semakin terperosok dalam pusaran cinta tanpa balas Tertawa adalah caramu menyudutkanku Karena dengan tawa itu, aku tahu… Kau hanya tertawa selebar itu untuknya Tanpa aku bisa mengartikan tawamu padanya, yang terlalu abstrak Apakah itu bahasa cinta? Dan dengan hati kembali tersayat luka, mata kembali basah oleh air mata, Aku memilih kembali menikmati rasa sakit, sambil menebar tawa Lalu seisi jagad raya kembali menyangka aku baik-baik saja.

kamu

                Kau memang menarik juga indah. Kau memikat hati setiap orang yang mengenalmu, dan aku pun begitu. Aku terpikat olehmu, entah karena apa, hal yang belum bisa diterjemahkan. Aku mengenalmu lebih dari mereka. Kau memercayaiku layaknya aku hidup sepertimu, bayanganmu, begitupun sebaliknya, aku memercayaimu. Ya, kita terkait oleh sebuah ikatan persahabatan. Semua tentangmu dan juga hal yang telah kau lalui sepertinya aku ketahui. Mulai dari masa lalumu, sekarang, dan sepertinya sampai nanti.                 Satu hal yang belum aku mengerti, sampai sekarang. Kadang, aku merasa seperti terduakan. Iri jika kau mengenal orang baru dan kau terlihat lebih bahagia ketika bersamanya. Lelah sampai hati aku menahan dan mencoba mengerti keadaan hidup ini. Kau bebas berteman dengan siapapun, kau berhak mempunyai banyak teman, bahkan mungkin yang lebih baik dariku atau mungkin bisa menggantikanku. Jujur saja, aku memang egois.  Baru kali ini aku menemukan teman yang sepertimu. Yang bisa dikatakan benar-benar sahabat, mungkin. Kau mengerti tentangku, begitulah mungkin aku nyaman bersamamu. Belum lagi banyak hal kesamaan yang terjadi pada diri ini juga terjadi padamu. Hal apa yang baru saja terjadi padaku, lalu terjadi padamu. Begitu juga yang terjadi padamu. Seperti senyawa tetapi berbeda raga. Kini aku mengerti, sakit memang jika terus saja merasakan terduakan. Tapi hikmahnya, aku semakin kuat. Benar saja quotes yang sering aku baca “Semakin kuat suatu hubungan, maka semakin kuat pula halangan yang mencoba merapuhkannya.” Jadi itulah maknanya, semakin kuat aku menahan rintangan yang ada, melewatinya dengan penuh kesabaran, dan berharap adanya kebaikan. Dan ternyata, aku semakin kuat. Itu kebaikannyaJ                 Tak perlu kini aku mengeluh. Iri atau semacamnya. Aku yakin, selama aku masih berada disisinya. Dianggap atau tidak, dia tetap sahabatku dan aku tak akan merasakan sakit. Toh aku senang berada bersamanya. Suatu saat nanti, mungkin, kita akan mengerti lebih dalam satu sama lain. Menghargai kebersamaan yang telah terlewati dan juga waktu yang mengijinkan terus mengenal. Harapanku, doaku kini agar hati ini lebih leluasa melewati rintangan yang ada dan berusaha untuk turut bahagia serta sedih saat suka dukamu.

puisi

Aku yang pernah engkau kuatkan Aku yang pernah kau bangkitkan Aku yang pernah kau beri rasa Saat ku terjaga hingga ku terlelap nanti Selama itu aku akan selalu mengingatmu Kapan lagi ku tulis untukmu Tulisan-tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu Saat ku terjaga hingga ku terlelap nanti Selama itu aku akan selalu mengingatmu Kapan lagi ku tulis untukmu Tulisan-tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu Kapan lagi ku tulis untukmu Tulisan-tulisan indahku yang dulu Pernah warnai dunia Puisi terindahku hanya untukmu Mungkinkah kau kan kembali lagi Menemaniku menulis lagi Kita arungi bersama Puisi terindahku hanya untukmu (untukmu, untukmu) Hanya untukmu♡♡

Rabu, 25 September 2013

salju <3

Salju..
butiran mu sangatlah indah,bentukmu yang padat sama seperti hatiku yang dipadati oleh cintanya..saat udara berubah menjadi dingin ketika kau turun,,namun hatiku tak pernah berubah,tetap selalu mencintainya,walau dirinya tak pernah peka..saat butirannya jatuh begitu deras,sama seperti air mataku yang mengalir deras karna teringat kenanganmu,karna teringat kisah kasih yang dulu..dan saat butiran turun sudah tidak terlalu deras,begitupun juga air mataku yang sudah habis .oh salju sungguh ku iri padamu bisa melayang layang diudara ,menempel di sebuah benda,bisa terbang kemanapun kau mau..andai aku seperti mu aku ingin bisa melayang bebas di udara melepaskan semua sedu sedih ku membiarkannya pergi menjauh,aku juga berharap bisa terus menempel disisinya ,dan andai juga aku sepertimu akuu ingiiinn terbang bebas dan bisa mendarat dihatinya kelak..
oh salju romansa mu selalu mengingatkanku padanya,alunan suara merdu dari turunnya kamu mengingatkan akan nada melodi yang pernah dia nyanyikan untukku,dan dengan kebebasan mu melayang layang bebas menyadarkan ku agar aku bisa move on ke hati orang lain karna aku masih punya kebebasa,semilir dinginnya angin mengingatkanku akan tentang dirinya yang kini selalu bersikap dingin padaku..ohh salju..sungguh ku mencintaimu

Selasa, 24 September 2013

diary ku

dear diary   
ku buka lagi buku diary ku,ku lihat lembaran demi lembarannya isi demi isinya,tentang perihal nya,.
kembali ku lihat namamu ,namamu yang dulu jadi milikku ,yang dulu selalu bersamaku,temaniku disaat aku sendiri,saat sedih,saat sepi dan saat saat masa kecilku..teringat kenangan bersamu dikala kita bermain basket bersama,makan bersama,renang bersama dengan sikap kepolosan kita..teringat masa masa masuk tk,kau menungguku keluar kelas,pulang bersama sambil mampir ke tempat yang kita sebut rahasia,.masa masa sd kita masih tetap semanis dulu hingga pada saat ku naik kls 2 kau kls 4 aku pun pindah sekolh dn kau pindah rumah,lama tak dengar kabarmu,lama tak jumpa dengan mu,rindu rasanya tak pernah bertemu mu lagi,rindu rasanya mengulang masa2 indah waktu anak2 dulu,ingin rasanya melepas rindu itu bilamana bertemu kamu.dan pada akhirnya tuhan pun mempertemukan kita lagi,kau peluk erat diriku sambil mengatakan kangen kamu begitupun aku,tak menyangka rasanya bisa bertemu denganya lagi,ku kira sudah tak ada harapan lagi bisa bertemunya,..dan suatu ketika datanglah wanita yang menghampirinya ,dan ternyata dia kekasihnya,sungguh tak percaya ternyata dirinya sudah ada yang punya,hancur aku rasanya ,rapuh ,retak dan semuanya..sambil tersenyum padanya dalam hati ini padahal terasa sangat sakit dan pilu..teman kecilku yang dulu jadi milikku seutuhnya jadi temanku disaat aku butuh ataupun tidak,dan sekarang dia milik orang lain ...sungguh tak kuasa menahaan airmataku ,langsung ku pergi meninggalkannya tak sanggup lagi menatapnya,kukira pertemuan ini akan manis dan ternyata malah berbuah terlalu pahit..kini diriku sendiri ,meratapi dari kejauhan ,seorang sahabat yang pergi